Kapan Waktunya Spooring dan Balancing

Para pemilik mobil tentu familiar dengan istilah spooring maupun balancing, merupakan bagian penting dalam service rutin. Keduanya sama-sama berhubungan dengan kaki-kaki mobil, yakni fokus pada ban mobil. Meskipun spooring dan balancing memiliki perbedaan ketika dilakukan pengecekan dan perbaikan namun fungsinya nyaris sama.

Spooring dan Balancing

Tujuan dari spooring dan balancing tersebut adalah untuk memastikan mobil melaju di garis lurus, sehingga tidak berbelok sendiri ketika dilajukan di jalan raya. Pada dasarnya, balancing maupun spooring musti dicek secara berkala untuk memastikan kondisi kaki-kaki mobil tetap prima. Hanya saja tidak ada patokan pasti kapan harus dilakukan pengecekan, artinya tidak selalu ketika service keduanya dicek.

Lantas Kapan Harus Dicek?

Pada dasarnya meski menjadi bagian penting dalam perawatan berkala pada mesin mobil, namun tidak melulu harus dicek setiap bulan. Meski begitu keduanya juga perlu diperhatikan dan ketika merasa ada yang keliru. Maka bisa langsung melakukan perbaikan, entah melakukan spooring maupun balancing. Jika bertanya kapan keduanya atau mungkin slaha satunya musti dicek dan diperbaiki.

Maka bisa dijawab sendiri oleh pemilik mobil, sebab ketika mobil perlu dibalancing ataupun spooring. Akan menunjukan beberapa tanda, tanda yang pertama adalah mobil terasa sulit berjalan lurus. Sehingga cenderung mudah berbelok padahal sudah dilajukan di jalanan yang tidak terlalu ramai ataupun kondisi jalanan mulus beraspal.

Tanda lain, adalah dengan melakukan pengecekan secara mandiri. Artinya ketika dikemudikan memang terasa kurang nyaman. Hanya saja belum bisa dipastikan apakah memang memerlukan spooring atau balancing. Yakni dengan mengemudikan mobil di jalanan kosong atau lengang pada kecepatan 40-50 km per jam.

Lepaskan kemudi, dan jika mobil tidak bisa berjalan lurus maka pertanda memerlukan spooring atau balancing, bisa juga memerlukan keduanya. Selain itu ditandai pula dengan handling mobil yang sudah tidak lagi stabil. Sehingga mobil bisa dengan mudah berbelok sendiri, meskipun di awal-awal tidak terlalu parah.

Mengetahui tanda-tanda atau gejala ban mobil memerlukan spooring dan balancing ternyata cukup mudah dan simpel. Siapapun bisa melakukan pengecekan sendiri, namun usahakan melakukan balancing dan spooring per 2-3 bulan sekali. Jika mobil dalam kondisi dan dioperasikan secara normal.

Tinggalkan Balasan