Manfaat Rotasi Ban Mobil Dan Tekniknya

Salah satu komponen penting pada mobil adalah ban. Selain karena ban satu-satunya yang kontak langsung dengan aspal, ban juga bertanggungjawab pada traksi dan kontrol kemudi. Bahkan jika kondisi hujan ban bertugas ekstra yakni menepis genangan air sehingga ban tetap memiliki traksi dengan aspal jalan. Karena itulah, pengecekan dan perawatan terhadap ban sangat diperlukan. Salah satu caranya yakni dengan rotasi ban mobil.

Rotasi Ban Mobil

Rotasi ban adalah menukar posisi masing-masing ban supaya ban mendapatkan beban dengan porsi dan tingkat keausan yang sama. Kapan waktu yang tepat untuk rotasi ban? Rotasi dilakukan tiap 7.000 km hingga 10.000 km tergantung seberapa banyak Anda mengendarai mobil. Lantas apa saja manfaat rotasi ban? Simak penjelasannya sebagai berikut.

Keuntungan Merotasi Ban dan Tekniknya

  1. Menghindari aus secara berlebihan pada satu ban.
  2. Untuk memudahkan proses pergantian karena jika keempatnya aus, semua ban bisa diganti dan tidak akan timpang.
  3. Memberikan efek keseimbangan pada pengemudi
  4. Memungkinkan ban dalam kondisi tahan lama.

Teknik Rotasi Ban Pada FWD dan RWD

Dalam rotasi ban mobil ada beberapa teknik yang bisa dilakukan. Selalu mulailah dengan ban depan, karena ban depan mempunyai beban yang ekstra ketika mesin mulai meluncur, mengerem, atau membelok. Karena itulah beberapa teknik dimulai dengan mengganti ban depan. Berikut skema detail teknik rotasi ban berdasarkan pada kendaraan yang FWD (Front Wheel Drive) dan RWD (Rear Wheel Drive).

  • Tipe FWD

– Ban di depan kanan mundur dan berfungsi sebagai ban serep atau cadangan.
– Ban di depan kiri mundur menjadi ban belakang kiri.
– Ban di belakang kanan maju ke depan menggantikan ban depan kiri
– Ban di belakang kiri maju menjadi ban kanan.
– Terakhir untuk ban belakang kanan, gunakanlah ban serep dahulu.

  • Tipe RWD

– Ban di depan kanan mundur menjadi ban belakang sebelah kiri.
– Ban di belakang kiri maju ke depan untuk menjadi ban kiri.
– Ban di belakang kanan maju sebagai ban depan kanan.
– Ban di depan kiri berubah menjadi ban cadangan atau serep.
– Kemudian ban serep berubah fungsi menjadi ban depan sebelah kiri.

Begitulah penjelasan tentang rotasi ban dan tipe-tipenya. Melakukan perawatan ban juga bisa disesuaikan dengan jadwal spooring dan balancing

Tinggalkan Balasan